Cara mengedit file host di Windows, macOS, dan Linux

File host berfungsi untuk mengaitkan suatu nama domain dengan alamat IP-nya. Apabila Anda tidak bisa menjangkau halaman web tertentu atau ingin memblokir akses ke sebuah website, salah satu solusinya adalah dengan mengedit file host.

Di artikel ini, Anda akan mempelajari cara edit file host di Windows, macOS, dan Linux. Tapi sebelum lanjut ke tutorialnya, kami akan menjelaskan dulu apa itu file host untuk membantu Anda memahami pentingnya file ini.

Tanpa basa-basi lagi, baca panduan ini sampai selesai yuk!

Apa yang dimaksud dengan host file?

File host adalah file konfigurasi dalam sistem operasi Anda yang berfungsi untuk memetakan nama domain dengan alamat protokol internet (IP) yang sesuai.

Cara kerjanya mirip dengan server DNS (domain name system), yang menerjemahkan nama domain website menjadi alamat IP-nya sehingga web browser bisa mengaksesnya.

Bedanya, sistem operasi komputer akan memprioritaskan file host dulu daripada server DNS. Jadi, kalau informasi alamat IP tidak tersedia secara lokal, baru kemudian penyedia layanan internet akan menggunakan server DNS.

Nah, saat mengedit file host, berarti Anda menambahkan domain atau hostname dan alamat IP-nya secara manual. Langkah ini berguna untuk beberapa situasi, seperti:

  • Proses resolve (penyelesaian) domain – apabila memiliki website yang dihosting, mengedit file host bisa membantu Anda mengakses domainnya dengan cepat tanpa harus menunggu DNS propagation selesai. Cara ini berguna kalau Anda ingin mengecek website dengan cepat.
  • Menghubungkan hostname – Server DNS sering kali tidak bisa menyelesaikan hostname ke alamat IP-nya. Dengan mengedit file host, Anda bisa menentukan alamatnya secara eksplisit.
  • Memblokir website – organisasi atau orang tua bisa memblokir akses ke website tertentu menggunakan file host, yaitu dengan menetapkan alamat IP khusus ke domainnya.
  • Memperbaiki error – terkadang, website tidak bisa diakses karena domainnya tidak terselesaikan dengan benar akibat masalah DNS atau entri yang salah. Nah, dengan mengedit file host, Anda bisa memastikan alamat IP website tersebut valid.

Perlu diingat bahwa modifikasi file host hanya akan berlaku pada komputer lokal Anda. Jadi, Anda tetap harus menunggu sampai DNS propagation selesai sebelum website Anda bisa diakses di sistem lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top